Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 20 of 27

Thread: Sejarah becak

  1. #1
    Murid Krucil sayalelaki's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    148
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default Sejarah becak

    Becak adalah bentuk kesetiaan seorang suami pada istrinya, mirip sejarah di balik penemuan kendaraan sederhana ini. Suatu hari, pada 1865, saat berjalan-jalan menikmati pemandangan kota Yokohama, Jepang, Jonathan Goble, seorang misionaris Amerika, berpikir membuat kendaraan untuk istrinya yang lumpuh, Eliza Weeks. Dia pun mulai menggambar kereta kecil tanpa atap di atas secarik kertas. Rancangan tersebut ia kirimkan kepada sahabatnya, Frank Pollay. Pollay membuatnya sesuai rancangan Goble lalu membawanya ke seorang pandai besi bernama Obadiah Wheeler. Jadilah becak.


    Becak tersebut oleh orang-orang Jepang disebut jinrikisha (kendaraan yang ditarik tenaga manusia). Keberadaan jinrikisha menarik perhatian para bangsawan. Jinrikisha kemudian identik dengan kendaraan para bangsawan. Sejak 1870, pemerintah Jepang memberikan lisensi kepada tiga orang Jepang: Izumi Yosuke, Suzuki Tokujiro, dan Takayama Kosuke untuk membuat jinrikisha. Dua tahun kemudian sekira 40.000 jinrikisha memenuhi jalanan di Tokyo, dan menjadikannya alat transportasi populer di Jepang.


    Popularitas becak menyeberang ke kota-kota di daratan China, melintasi Asia Selatan (India), menyapu seluruh Asia Tenggara, bahkan hingga ke Afrika Selatan. Para imigran China membawa alat transportasi ini ke negara-negara tujuan seperti India dan Singapura. Dalam perkembangannya becak tak lagi dioperasikan dengan cara ditarik melainkan dikayuh (cycle-rickshaw).


    Sama seperti awal mula becak, tak jelas juga kapan becak dikenal di Indonesia. Lea Jellanik dalam Seperti Roda Berputar, menulis becak didatangkan ke Batavia dari Singapura dan Hongkong pada 1930-an. Jawa Shimbun terbitan 20 Januari 1943 menyebut becak diperkenalkan dari Makassar ke Batavia akhir 1930-an. Ini diperkuat dengan catatan perjalanan seorang wartawan Jepang ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Makassar. Dalam catatan berjudul “Pen to Kamera” terbitan 1937 itu disebutkan, becak ditemukan orang Jepang yang tinggal di Makassar, bernama Seiko-san yang memiliki toko sepeda. Karena penjualan seret, pemiliknya memutar otak agar tumpukan sepeda yang tak terjual bisa dikurangi. Dia membuat kendaraan roda tiga, dan terciptalah becak.


    Menurut majalah Star Weekly tahun 1960, bentuk becak di Indonesia berasal dari Tiongkok. Kata becak (betjak) juga berasal dari Tiongkok, bee (kuda) dan tja (gerobak) atau berarti kuda gerobak. Masuk ke Indonesia kali pertama awal abad ke-20 untuk keperluan pedagang Tionghoa mengangkut barang. Pada 1937, demikian tertulis dalam Star Weekly, becak dikenal dengan nama “roda tiga”. Sebutan betjak/betja/beetja baru digunakan pada 1940 ketika becak mulai digunakan sebagai kendaraan umum.


    Menurut Tim Hannigan dalam “Beguiled by Becak”, yang dimuat www.kabarmag.com, becak yang membawa penumpang memenuhi jalan-jalan di Batavia baru terlihat pada 1936. Sebelumnya ada kendaraan roda tiga (tricycles) yang dipakai untuk mengangkut barang selama bertahun-tahun.
    Berbeda dengan becak di Jepang (jinrikisha) dan Cina (angkong) yang beroda dua dengan menggunakan ban mati, becak versi Indonesia lebih modern. Rodanya tiga dan menggunakan ban angin. Menjalankannya dikayuh dengan dua kaki dari belakang tempat penumpang.


    Awalnya pemerintah kolonial Belanda merasa senang dengan transportasi baru ini. Namun belakangan pemerintah melarang keberadaan becak karena jumlahnya terus bertambah, membahayakan keselamatan penumpang, dan menimbulkan kemacetan.
    Jumlah becak justru meningkat pesat ketika Jepang datang ke Indonesia pada 1942. Kontrol Jepang yang sangat ketat terhadap penggunaan bensin serta larangan kepemilikan kendaraan bermotor pribadi menjadikan becak sebagai satu-satunya alternatif terbaik moda transportasi di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Bahkan penguasa membentuk dan memobilisasi kelompok-kelompok, termasuk tukang becak, demi kepentingan perang melalui pusat pelatihan pemuda, yang mengajarkan konsep politik dan teknik organisasi.


    Pasca perang, ketika jalur dan moda transportasi kian berkembang, becak tetap bertahan. Bahkan ia menjadi transportasi yang menyebar hampir di seluruh Indonesia. Pada pertengahan hingga akhir 1950-an ada sekira 25.000 hingga 30.000 becak di Jakarta. Jumlah becak membengkak hingga lima kali lipat pada 1970-an.


    Pemerintah yang sedang gencar melakukan pembangunan, terutama Jakarta, merasa gelisah. Becak dianggap sebagai gambaran keterbelakangan Indonesia. Kuno dan memalukan. Mulailah pemerintah mencari cara menghambat laju becak. Gubernur Ali Sadikin mengeluarkan aturan mengenai larangan total angkutan yang memakai tenaga manusia, membatasi beroperasinya becak, dan mengadakan razia mendadak di daerah bebas becak. Ia juga yang menentukan batas waktu Jakarta bebas becak pada 1979. Ironisnya, pada 1966 jumlah becak ada 160 ribu –jumlah tertinggi dalam sejarah.


    Kebijakan serupa dilanjutkan oleh gubernur-gubernur berikutnya: Suprapto, Wiyogo Atmodarminto, Suprapto, dan Sutiyoso. Becak dianggap biang kemacetan, simbol ketertinggalan kota, dan alat angkut yang tak manusiawi. Di sisi lain, becak juga mulai menghadapi pesaing dengan kehadiran ojek motor, mikrolet, dan metromini. Pada 1980, misalnya, pemerintah mendatangkan 10.000 minica (bajaj, helicak, minicar) untuk menggantikan 150.000 becak. Pemerintah ketika itu memprogramkan para tukang becak beralih profesi menjadi pengemudi kendaraan bermotor itu. Bahkan pemerintah menggaruk becak dan membuangnya ke Teluk Jakarta untuk rumpon, semacam rumah ikan. Karena sulit, Gubernur Suprapto sampai bilang: “becak-becak akan punah secara alamiah.”

    Tapi alam tak memusnahkannya. Kita juga tak perlu menyelam ke laut untuk melihat becak. Becak tak benar-benar tergusur maupun tergerus arus modernisasi. Ia justru mengalami evolusi, selain variannya yang unik di tiap daerah. Di Gorontalo, ada yang namanya bento, becak yang diberi kendaraan bermotor di belakangnya. Di sejumlah kota di Sumatra, sepeda motor diposisikan di samping. Di luar negeri, becak lebih futuristik yang diberi nama velotaxi. Becak bertahan di jalan-jalan sempit di Jakarta dan di jalanan kota-kota lain di Indonesia, meski kini harus bersaing dengan ojek yang jumlahnya kian bertambah

    Sumber: http://historia.co.id/artikel/3/873/..._Sejarah_Becak

  2. #2
    Murid Krucil
    Join Date
    Sep 2012
    Posts
    138
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    nice info gan..thanks sharingnya....

  3. #3
    Murid Krucil
    Join Date
    May 2008
    Posts
    97
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    dapet aja infonya...thanks 4 sharing.

  4. #4
    Murid Krucil bunliong's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    117
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    Nice thread skg malah pake spd motor becak
    Posted via dekills Mobile Device

  5. #5
    Tukang Download
    Join Date
    Jul 2012
    Posts
    87
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    sekarang becak di jakarta sudah masa lalu, dikalahkan ma mikrolet

  6. #6
    Tukang Download pangangaok's Avatar
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    11
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    sekarang becak mini

  7. #7
    Tukang Download
    Join Date
    Nov 2011
    Posts
    25
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    nice info gan, thanks sharingnya yah

  8. #8
    Murid Krucil
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    199
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    oooh, ternyata sejarah beca ada sisi romantisnya yah.
    thanks gan atas infonya.

  9. #9
    Tukang Download
    Join Date
    Aug 2012
    Posts
    33
    Thanks
    1
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    oooo begincu toh ceritanya, icicic

  10. #10
    Tukang Download
    Join Date
    Feb 2010
    Posts
    26
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    sekarang ada becak motor.......

  11. #11
    Tukang Download
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    36
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    Sekarang banyak becak motor, pengemudi becak perlu SIM gak ya?

  12. #12
    Tukang Download
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    28
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    Di sumatra msh bnyk becak suhu....
    Posted via dekills Mobile Device

  13. #13
    Murid Krucil
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    216
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    Sejarah-nya panjang amat......
    Kyk-nya gak ada mati-nya nih buat becak...
    Posted via dekills Mobile Device

  14. #14
    Tukang Download wanabaya's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Posts
    42
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    very nice
    Posted via dekills Mobile Device

  15. #15
    Murid Krucil Jolodong's Avatar
    Join Date
    Jan 2010
    Location
    Semarang
    Posts
    146
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    wah menurut newbie berarti becak jaman dulu kayak gerobak sekarang ya suhu?

    atas kelancangan newbie...

  16. #16
    Murid Krucil Jolodong's Avatar
    Join Date
    Jan 2010
    Location
    Semarang
    Posts
    146
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    Sumbernya dari majalah historia ya Gan?kebetulan penulisnya Newbie kenal....dulu satu alamamater.....

  17. #17
    Murid Krucil
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    185
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    nice info gan...baru tau becak kek gerobak jaman sekrg

  18. #18
    Tukang Download
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    65
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    Quote Originally Posted by Jolodong View Post
    Sumbernya dari majalah historia ya Gan?kebetulan penulisnya Newbie kenal....dulu satu alamamater.....
    ayo gan jangan kalaah,tulis sejarah yang laen
    Posted via dekills Mobile Device

  19. #19
    Murid Krucil sayalelaki's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    148
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    Quote Originally Posted by Jolodong View Post
    Sumbernya dari majalah historia ya Gan?kebetulan penulisnya Newbie kenal....dulu satu alamamater.....
    Iya, bro. Ini yang nulis mantap kali...

  20. #20
    Tukang Download
    Join Date
    Jun 2008
    Posts
    24
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    nice info tq for sharing....

Page 1 of 2 12 LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •